Pinterest Style

  • Posting Coba

    Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic […]
  • Bermula Tanpa Nama Hingga Ketika Aku Memilih Namaku

    Banyak cara orang ketika membaca puisi. Cara-cara itu tidak lain untuk mengetahui isi puisi yang ditulis oleh seorang penyair. Semisal saya, membaca kumpulan puisi Pinara Pitu karya Mira MM Astra ini di dalam kereta, travel, bus Trans Jakarta, hingga di kamar tidur. Pembacaan yang saya lakukan hanya ingin bertemu dengan puisi-puisi Mira. Namun semuanya sia-sia. […]
  • Hantuologi Pedro Paramo

    Oleh: Tia Setiadi   Sumber asali dan purba bukanlah rahim, tapi kuburan (Octavio Paz) /1/ Saat muda, Juan Rulfo lebih banyak menghabiskan waktunya mengurung diri di rumah membaca buku-buku dan sangat jarang berkeliaran ke luar rumah lantaran dia takut tertembak. Dia hidup sebagai yatim sebab ayahnya (dan juga pamannya) mati dibunuh setelah Perang Cristeros (1926-1929). […]
  • mBongkar Yogya, Membongkar Ironi Budaya

    Oleh: Wahjudi Djaja*   Yogyakarta merupakan entitas budaya yang melegenda. Pengaruhnya melintasi batas-batas geografis. Keberadaannya senantiasa diperbincangkan beragam kalangan dalam skala yang luas dari waktu ke waktu. Energi kreatifnya seolah tiada pernah hilang dari lembaran sejarah, selalu menginspirasi orang dari generasi ke generasi hingga melahirkan karya yang fenomenal dan monumental. Sebagai ruh, Yogyakarta tak pernah […]
  • Kredo-Ruang Pertarungan Bahasa

    Oleh Arif Fitra Kurniawan   Mira MM Astra menulis apa yang intim bagi tubuh, pikiran, laku, dan pirasanya: Bali serta nilai-nilai spiritual Hindu. Baginya, puisi itu harus bunyi, harus mampu meyakinkan. Bolehlah sementara kita menahan peribahasa lama, berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, untuk menggambarkan lebih banyak jerih yang mesti ditanggung seorang pembaca. Yakni, ketika […]
  • Buku “Badriyah” Ayu Weda: Biografi Kekalahan Perempuan

    Oleh I Wayan Artika SELURUH cerita dalam kumpulan cerpen Badriyah (Ayu Weda, 2016) menampilkan tokoh perempuan dewasa. “Aku” narator dalam “Badriyah” , Wilda dalam “Kasto”, Sukma dalam “Sang Guru”, “mbak” dalam “Pak Menteri dan Rakyatnya, Ratna dalam “Psikopat”, Rusmini dalam “Anak”, We Mundri dalam “We Mundri”, Putu Laras dalam “Putu Laras”, Renata dalam “Penari Tango”, para […]
  • Endorsment Parabel Cervantes dan Don Quixote

    “Borges melebihi siapa pun yang merenovasi bahasa fiksi dan karenanya ia telah membuka jalan bagi suatu generasi luar biasa dari para novelis Spanyol-Amerika. Gabriel García Márquez, Carlos Fuentes, José Donoso, dan Mario Vargas Llosa, semuanya mengakui bahwa mereka berhutang kepadanya.” — J.M. Coetzee “Dengan kemungkinan memasuki ketakterbatasan serta mendistorsi imajinasinya, [Borges] telah mengangkat fiksi jauh […]
  • Endorsment Badriyah

    Ada seni menulis, ada seni membaca. Adalah seni membaca yang menentukan makna tulisan. Menghadapi cerita-cerita Ayu Weda, saya menerima cerita-ceritanya sebagai cerita berdasarkan pengalaman, penghayatan, dan pengamatan seorang perempuan Indonesia dalam perjuangan eksistensialnya—yakni mengada dengan cara menyatakannya. Cerita-cerita ini menunjukkan bagaimana subjek keluar-masuk dunia objektif yang diungkapnya, antara dingin dan emosional, terharu dan bingung, kritis […]
  • Yopi, Puisi, dan Multisiplitas Waktu

    SEPANJANG jalan, ia mencatat sebuah kalimat. Kemudian memungut diksi, mencium aroma kematian dan menjadikannya bait-bait ingatan. Itulah hakikat seorang pejalan yang digambarkan Yopi Setia Umbara dalam kumpulan puisi Mengukur Jalan, Mengulur Waktu (2015). Bisa dipastikan keseluruhan puisinya bertaut antara diri (aku), perjalanan, dan ingatan tentang perjumpaan. Untung saja, Yopi memaknai itu semua dengan mata seorang penyair. […]
  • Endorsment Memorabilia dan Melankolia

    Dalam Memorabilia & Melankolia ini Agus Noor terobsesi oleh berbagai persoalan yang menyedihkan, antara lain kebobrokan politik, kebobrokan keluarga, dan kebobrokan individu-individu, yang mungkin karena masalah internal atau eksternal, mempunyai perilaku menyimpang, di mana keadilan dan kebenaran dinafikan demi kepentingan individu-individu tertentu. Dalam Harkatnya sebagai pengarang, Agus Noor fokus pada korban dan individu-individu dengan perilaku […]
logo-gambang-footer

Jika Anda Merasa Kesusahan dalam Berbelanja Buku dari Website Kami Silakan Order Melalui Nomor WhatsApp Berikut : 0856-4303-9249

Top